Mataram —  Jum’at (10/4) pagi setelah pelaksanaan Kreatifitas Imtaq antar kelas ( KILAS) MAN 1 Mataram menyelenggarakan uji publik kepada 4 orang siswa siswi penghafal al-Quran yaitu Lalu Muhammad Syafiq kelas XII IIK ( 10 Juz ) Muhammad Fathir Al Arafan ( 30 Juz ) Zalwa Shafiyah Kusumah kelas XI IPA 2 ( 10 juz ), dan Anilna Laina Ashfurya kelas XI IPA 2 ( 10 Juz ). Uji publik hifzil Qur’an ini adalah kegiatan Madrasah untuk menguji hafalan siswa di depan wali murid dan guru. Kegiatan ini bertujuan memverifikasi kualitas hafalan (tahfidz) secara berjenjang. Acara yang berlangsung meriah ini bukan sekadar ajang penampilan, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi kemampuan hafalan siswa selama mengikuti program pembinaan di madrasah.

 

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Drs. H. Lalu Syauki MS, M.Pd. menjelaskan, uji publik kali ini adalah kegiatan pertama dan akan menjadi kegiatan utama. Sebelumnya belum pernah diadakan Uji Publik hafalan Qur’an untuk siswa/siswi, baik yang sudah menyelesaikan hafalan lima juz maupun lebih. “Ini adalah hasil nyata perjuangan pembina Tahfiz”, tandas beliau.

“Hasil yang kita lihat tadi adalah bukti bahwa MAN 1 Mataram terus konsisten dalam membina dan membimbing serta memotifasi siswa siswi untuk terus menghafal al-Quran. Sejak beberapa bulan yang lalu, sebanyak 102 siswa siswi penghafal diberikan bimbingan khusus, sampai akhirnya terpilihlah 4 siswa yang siap maju mengikuti uji publik, tiga diantaranya penghafal 10 juz dan satu penghafal 30 juz.

Ustaz H. Daud Yusuf, S. Ag. selaku Pembina Hifzil Qur’an MAN 1 Mataram menambahkan, ini adalah capaian hebat yang dilakukan  MAN 1 Mataram, khususnya  di ranah Alquran. “Kami bangga dengan para pelajar ini, karena mereka bisa berdiri di sini dengan melalui tahapan yang tak mudah. Apalagi ketika dalam munaqosyah eksternal yang langsung di uji oleh para pimpinan pesantren dan pengurus LPTQ Kota Mataram,” ujarnya.

MAN 1 Mataram adalah madrasah yang bersih, sehat, sejuk,indah, nyaman, dan mempesona. Akan lebih menyejukkan lagi karena lantunan Alquran. Setiap sudut dari madrasah ini harus terus tersentuh dengan gema Alqur’an.

HUMAS MANSAMA