Mataram – Kabar membanggakan datang dari MAN 1 Mataram. Madrasah unggulan di Kota Mataram ini menerima bantuan 1 (satu) unit Mesin Komposter dan Tong Komposter dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin (2/11/2026). Bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan reward dari DLHK Provinsi NTB atas keberhasilan MAN 1 Mataram meraih predikat Sekolah Adiwiyata Level 1 (Tingkat Provinsi) Tahun 2026. Sertifikat tersebut diserahkan setelah melalui proses verifikasi lapangan yang ketat terkait pengelolaan lingkungan hidup di madrasah. Bantuan diserahkan langsung oleh perwakilan DLHK Provinsi NTB, Ibu Isna laely Rahmah, ST, MM. kepada Wakamad Humas MAN 1 Mataram, Sartono Ramli, sebagai Ketua Tim Adiwiyata di Kantor DLHK Provinsi NTB.

Kepala Madrasah Drs. H. Lalu Syauki, MS, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya.”Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras seluruh warga madrasah, guru, siswa, dan komite. Sertifikat Adiwiyata Level 1 ini bukan akhir, tapi awal. Bantuan komposter dari DLHK Provinsi NTB ini sangat bermanfaat untuk mengolah sampah organik dari kantin dan daun-daun di lingkungan madrasah menjadi pupuk kompos yang bernilai ekonomis,” ujar Lalu Syauki.

Ia menambahkan, mesin komposter tersebut akan langsung dioperasionalkan oleh Tim Kader Adiwiyata dan petugas Kantin. Sementara itu, perwakilan DLHK Provinsi NTB menjelaskan bahwa program bantuan komposter ini merupakan bagian dari program NTB Zero Waste dan Gerakan Peduli Lingkungan. MAN 1 Mataram dinilai layak karena telah menunjukkan komitmen kuat dalam pengelolaan sampah, penghijauan, dan sanitasi.”Kami memberikan reward kepada sekolah-sekolah yang sudah Adiwiyata Level 1 agar naik ke level Nasional dan Mandiri. MAN 1 Mataram kami lihat sangat siap. Bank Sampah nya aktif, taman toga nya ada, dan kesadaran siswanya tinggi,” jelas perwakilan DLHK. Dengan adanya mesin komposter ini, MAN 1 Mataram menargetkan mampu mengurangi sampah organik hingga 70% dan menghasilkan pupuk kompos untuk perawatan taman dan green house madrasah. Program ini juga terintegrasi dengan kurikulum Berbasis Cinta yaitu cinta pada lingkungan.

Humas MANSAMA.