Mataram – Dalam upaya mewujudkan lingkungan madrasah yang aman, sehat, dan bebas dari bahan berbahaya, MAN 1 Mataram bekerja sama dengan Balai POM Mataram menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman dan Pengukuhan Duta Madrasah Sehat, Sabtu (24/10/2026) di Aula MAN 1 Mataram.

Kegiatan yang diikuti oleh 38 peserta terdiri dari pengelola KWR, Pembina UKS, kader Senior dan Yunior ini dibuka langsung oleh Kepala MAN 1 Mataram, Drs H. Lalu Syauki MS, M. Pd.. Hadir sebagai narasumber utama Tim Pemeriksa dari BPOM Mataram.

Dalam materinya, BPOM Mataram menekankan pentingnya pengawasan PJAS melalui 5 Kunci Keamanan Pangan dan penerapan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli dan mengonsumsi pangan olahan.”Anak sekolah adalah kelompok rentan terhadap pangan tidak aman. Melalui Bimtek ini kami ingin madrasah mampu secara mandiri mengawasi kantin, termasuk mengenali bahaya pewarna terlarang Rhodamin B, pengawet Boraks dan Formalin, serta cara penyimpanan makanan yang benar,” ujar Dra. Winartutik, APT, narasumber BPOM Mataram.

Puncak kegiatan ditandai dengan Pengukuhan 24 Siswa sebagai Duta Madrasah Sehat MAN 1 Mataram. Duta terpilih akan bertugas sebagai agen perubahan dan perpanjangan tangan BPOM untuk melakukan edukasi kepada teman sebaya, melakukan patroli keamanan pangan di kantin, serta sosialisasi penggunaan aplikasi BPOM Mobile untuk mengecek legalitas produk pangan dan kosmetik.

Kepala MAN 1 Mataram dalam sambutannya berharap program ini tidak berhenti sebagai seremonial.”Setelah dikukuhkan, Duta Madrasah Sehat harus aktif. Kami ingin kantin MAN 1 Mataram menjadi Kantin Sehat percontohan, semua produk yang dijual aman, bergizi, dan tidak ada lagi jajanan dengan pewarna mencolok dan tanpa izin edar,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan praktik langsung pemeriksaan PJAS di kantin madrasah dan komitmen bersama untuk mendukung Gerakan Madrasah Sehat Menuju Madrasah Aman, Sehat, dan Bermartabat.

Humas MANSAMA.