MANSA MATARAM, Bangga Tim KIR MAN 1 Mataram raih juara 2 Nasional Lomba Esai Counfest 2026. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Universitas Lampung tersebut dilaksanakan secara daring. Pada lomba esai counfest tersebut diikuti 55 tim dari berbagai sekolah dan Madrasah di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya lima tim yang berhasil melaju ke babak final.

Tim Regenera MAN 1 Mataram menjadi salah satu dari lima finalis tersebut. Tim terdiri dari tiga orang yaitu Amalina Zahratin ( XI Soshum 1), Nisa Assyifa ( XI Sainkes), Khairunnisa Farzanah Zahidah ( XI Sainkes). Setelah melewati babak penyisihan yang sangat ketat, mereka kembali berjuang pada babak final yang digelar pada 20 September 2026. Adapun waktu pelaksanaan kegiatan lomba dimulai 29 September s.d 08 Agustus, hasil perlombaan diumumkan tanggal 1 oktober 2026 dan tim Regenera MAN 1 Mataram berhasil meraih Juara 2.

Di balik capaian tersebut, terdapat proses persiapan yang tidak sederhana. Tim harus berhadapan dengan peserta dari berbagai sekolah ternama sehingga mereka merasa perlu mengoptimalkan setiap proses yang dilakukan. “Tantangannya adalah melihat pesaing dari berbagai sekolah ternama, sehingga tim kami harus mengoptimalkan setiap proses dan upaya yang dilakukan,” ungkap ICA panggilan keseharian khairunnisa farzanah Zahdiah salah seorang tim.

Tantangan lain datang dari topik esai yang mereka angkat. Tim memilih fokus pada ATENA ( akselerasi Tenun  Nusantara): membangun ekosistem digital untuk mendorong generasi penenun muda serta memperkuat ekonomi kreatif berbasisi tenun Sasak di Desa sade. sebuah bidang yang sebelumnya belum banyak mereka kenal. Untuk menyusun gagasan tersebut, mereka tidak hanya dituntut memahami konsep, tetapi juga mulai mempelajarinya karena bagi mereka hal itu merupakan pengalaman baru.

Proses tersebut menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam mempersiapkan karya. Selama persiapan, mereka berusaha mengembangkan gagasan sekaligus memperdalam pemahaman terhadap isu yang diangkat.

Bagi tim, pengalaman mengikuti kompetisi tersebut tidak berhenti pada pencapaian Juara 2, tetapi mereka akan terus belajar hingga mempertahankan semangat selama kompetisi menjadi ruang pembelajaran tersendiri. “Alhamdulillah, sangat menantang sekali. Semoga event ini menjadi ruang belajar untuk tim kami ke depannya,” ungkap mereka.

Capaian tersebut akhirnya menjadi salah satu pengalaman yang tidak hanya menambah daftar prestasi, tetapi juga mempertemukan mereka dengan proses belajar yang sebelumnya belum pernah dijalani. Dari sebuah gagasan tentang pembelajaran Ekonomi Kreatif, mereka belajar bahwa sebuah kompetisi juga dapat menjadi ruang untuk mengenal hal baru, menguji kemampuan, dan terus memperbaiki diri.

Sementara itu kepala Madrasah Drs. H. Lalu Syauki MS, M. Pd. Memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim yang sudah mengharumkan nama Madrasah di kancah nasional dan terus memberikan motifasi agar mereka lebih serius belajar dan mengembangkan diri untuk menghadapi even-even lainnya. ( HUMAS MANSA MATARAM ).